Batam & Surabaya: Secondary Hub Baru Data Center Indonesia

Batam & Surabaya: Secondary Hub yang Mengubah Peta Data Center Indonesia

Pasar data center Indonesia sedang mengalami perubahan penting. Selama bertahun-tahun, Jakarta menjadi pusat utama infrastruktur digital nasional, tetapi tren terbaru menunjukkan bahwa kota-kota seperti Batam dan Surabaya semakin naik daun sebagai secondary hub yang strategis dan siap mendukung pertumbuhan besar pasar data center.

Laporan Indonesia Internet Data Center (IDC) Market menunjukkan bahwa pasar ini diproyeksikan tumbuh dari USD 2,74 miliar pada 2024 menjadi USD 6,99 miliar pada 2032, dengan CAGR sebesar 11,59%, mencerminkan kebutuhan infrastruktur data yang terus meningkat pada seluruh sektor industri.

Perubahan Pola Dominasi di Pasar Data Center

Jakarta tetap memimpin dengan pangsa pasar sekitar 62%, berkat konektivitas yang matang, konsentrasi enterprise, dan ekosistem teknologi yang kuat. Namun dominasi ini membawa tantangan strategis seperti biaya operasional tinggi dan ruang terbatas untuk ekspansi berskala besar.

Pergeseran mulai terjadi dengan meningkatnya permintaan akan lokasi alternatif yang menawarkan efisiensi biaya, distribusi beban data, serta kesiapan teknologi yang setara. Dalam konteks ini, Batam dan Surabaya kini menyumbang sekitar 23% pangsa pasar IDC Indonesia, mempertegas peran mereka sebagai secondary hub yang semakin penting.

Grafik distribusi data center di Indonesia menunjukkan Jakarta 62%, Batam dan Surabaya 23%, serta wilayah lain 15%.

Batam: Gateway Indonesia ke Konektivitas Global

Batam memiliki posisi geografis yang sangat strategis — dekat dengan Singapura, salah satu pusat data dan jaringan global di Asia Tenggara. Kedekatan ini bukan sekadar soal lokasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas konektivitas lintas negara dan latency rendah.

Beberapa faktor yang membuat Batam menarik sebagai secondary hub:

  • Akses jalur kabel bawah laut internasional
  • Biaya operasional yang lebih kompetitif dibanding Jakarta
  • Kemudahan integrasi dengan jaringan regional

Proyek besar seperti pengembangan kampus data center oleh Princeton Digital Group (PDG) dengan kapasitas hingga 96 MW menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi Batam sebagai simpul data berkapasitas tinggi dan konektivitas regional SG+.

Surabaya: Strengthening Indonesia’s Eastern Digital Backbone

Surabaya muncul sebagai secondary hub yang memainkan peran penting dalam mendukung distribusi data ke wilayah timur Pulau Jawa dan wilayah Indonesia timur secara lebih luas. Keunggulan Surabaya antara lain:

  • Kedekatan dengan kawasan industri besar
  • Akses langsung ke jaringan kabel bawah laut
  • Kapasitas untuk mendukung edge computing dan layanan data lokal

Colocation data center di Surabaya menjadi pilihan strategis bagi perusahaan yang ingin mengurangi latency dan meningkatkan kinerja layanan digital, terutama bagi sektor manufaktur, logistik, dan bisnis berbasis teknologi.

Teknologi Modern: Edge, AI-Readiness, & Sustainability

Perkembangan data center di Batam dan Surabaya tidak hanya soal lokasi. Infrastruktur modern kini dirancang untuk mendukung teknologi masa depan, termasuk:

  • Edge computing untuk kebutuhan real-time (IoT, 5G, smart city)
  • AI-ready data center yang mampu menangani beban kerja berat dengan efisiensi tinggi
  • Green data center dengan fokus pada efisiensi energi dan pengurangan emisi

Pendekatan ini memperkuat posisi secondary hub sebagai bagian dari infrastruktur digital yang responsif terhadap kebutuhan enterprise modern, baik dari sisi performa maupun keberlanjutan.

Arsitektur Distributed Data Center & Manfaatnya

Model distributed atau terdistribusi kini menjadi strategi penting dalam perencanaan data center, khususnya karena:

  • Mengurangi risiko ketergantungan pada satu lokasi
  • Meningkatkan resiliency dan disaster recovery
  • Memperbaiki latency dan performa layanan di wilayah yang lebih luas

Dengan secondary hub di Batam dan Surabaya, organisasi dapat merancang arsitektur data center yang lebih fleksibel, efisien, dan scalable — sebuah keunggulan kompetitif di era digital.

Peluang Strategis Bagi Industri & Investor

Keberadaan secondary hub membuka peluang strategis untuk berbagai pihak:

  • Perusahaan besar dan cloud provider dapat memanfaatkan lokasi tambahan untuk ekspansi
  • Investasi infrastruktur menjadi lebih terarah dengan opsi lokasi yang kompetitif
  • Operator data center memiliki tempat baru untuk pembangunan fasilitas high-performance

Pergeseran ke secondary hub juga mendukung upaya pemerataan infrastruktur digital di seluruh Indonesia, mendekatkan layanan ke pengguna akhir di berbagai wilayah.

Kesimpulan

Batam dan Surabaya bukan sekadar lokasi alternatif; mereka kini menjadi bagian penting dari arsitektur data center Indonesia. Secondary hub ini menggabungkan keunggulan lokasi, konektivitas, kesiapan teknologi, serta efisiensi biaya — menjadikannya pilihan strategis di tengah pertumbuhan pasar data center nasional yang pesat.

Dengan tren yang terus berkembang, secondary hub akan berperan semakin besar dalam strategi infrastruktur digital, membuka peluang bagi pelaku industri dan investor untuk berinovasi dan memperluas jaringan secara lebih efektif.

💡 Ingin meningkatkan kemampuan profesional di bidang Data Center? Daftar pelatihan langsung dengan menghubungi: https://wa.me/6285176950083

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nusantara Academy
We Empower The Creation of Digital Ecosystems Through Talent Reskilling and Upskilling Programs for Indonesia