Industri data center terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital. Di dalam industri ini, peran tenaga teknis terbagi menjadi berbagai level, mulai dari Technician hingga Engineer. Masing-masing memiliki tanggung jawab dan keterampilan yang berbeda.
Apa Itu Data Center Technician?
Data Center Engineer mengambil peran yang lebih strategis dan teknikal. Tugasnya mencakup:
- Mendesain dan mengoptimasi sistem data center secara menyeluruh.
- Mengelola proyek upgrade, perencanaan kapasitas, dan automasi.
- Bekerja sama dengan tim IT, arsitek, dan kontraktor untuk memastikan keandalan sistem.
Engineer biasanya membutuhkan pemahaman lebih mendalam tentang sistem listrik, mekanikal, pendinginan, jaringan, serta berbagai standar industri.
Apa Itu Data Center Engineer?
Beban kerja AI dan komputasi intensif mendorong Data Center ke arah high-density infrastructure. Engineer kini dituntut memahami:
- manajemen panas tingkat lanjut,
- sistem pendinginan modern,
- dan arsitektur jaringan berlatensi rendah.
Tanpa skill ini, Data Center akan kesulitan menangani beban kerja generasi terbaru.
Perbandingan Tugas dan Keterampilan
| Aspek | Data Center Technician | Data Center Engineer |
|---|---|---|
| Fokus Kerja | Operasional dan maintenance | Desain dan optimasi |
| Keterampilan | Instalasi hardware, kabel, monitoring | Arsitektur sistem, analisis kapasitas |
| Level | Entry hingga Mid | Mid hingga Senior |
| Tantangan | Troubleshooting cepat | Perencanaan dan optimasi kompleks |
Sertifikasi yang Direkomendasikan
Sertifikasi penting untuk meningkatkan kredibilitas profesional di bidang data center. Beberapa sertifikasi yang relevan antara lain:
Sertifikasi Data Center Technician
- Data Center Technician Certification dari NDCA dan DCD Academy, mencakup dasar operasional dan maintenance.
- Sertifikasi pendukung seperti CompTIA Server+ dan CCNA opsional untuk jaringan, yang meningkatkan peluang kerja.
Sertifikasi Data Center Engineer
- Data Center Practitioner Certification, fokus pada praktik terbaik operasi dan desain.
- Data Center Specialist Certification untuk menguasai desain sistem power dan cooling serta efisiensi energi.
- Sertifikasi lain seperti CCNP atau CCIE Data Center juga dapat mendukung jalur karier engineer tingkat lanjut.
Program Training NDCA yang Membantu Karier
Nusantara Data Center Academy menyediakan empat program training utama yang membantu peserta membangun karier di industri data center, mulai dari level pemula hingga profesional.
1. The Business of Data Centers Certification
Program ini dirancang untuk membantu peserta memahami dasar-dasar industri data center sekaligus membangun jaringan profesional pertama di Indonesia. Materi diajarkan dengan bahasa yang mudah dipahami dan visualisasi menarik sehingga cocok untuk pemula. Peserta akan mempelajari konsep data center, perangkat IT, cloud computing, latency, edge computing, jenis-jenis data center, subsistem, efisiensi energi, dan sustainability.
2. Data Center Technician Certification
Program ini fokus pada operasional data center dan keselamatan kerja. Training terdiri dari empat modul utama yaitu Critical Safety Basics, Critical Infrastructure Basics, Critical Power Basics, dan Critical Cooling Basics. Program ini menggunakan pendekatan blended learning, yaitu kombinasi kelas online dan offline.
3. Data Center Practitioner Certification
Program ini cocok bagi peserta yang ingin melangkah lebih jauh dari level technician. Fokus materi mencakup praktik terbaik industri, desain data center, manajemen energi, dan efisiensi operasional. Training dilaksanakan secara tutor-led offline dengan durasi 42 jam dan terdiri dari dua modul.
4. Data Center Specialist Certification (Power & Cooling Professional)
Program ini merupakan level lanjutan untuk profesional yang ingin menguasai bidang power dan pendinginan secara mendalam. Peserta akan memperoleh sertifikasi Power Professional dan Cooling Professional dari DCD Academy UK melalui sesi offline di Bali.
Pentingnya Sertifikasi dan Training
Industri data center membutuhkan tenaga kerja yang terampil, aman, dan sesuai standar. Kesalahan operasional menjadi salah satu faktor utama penyebab downtime, yang berdampak pada kerugian finansial. Sertifikasi membantu meminimalkan risiko tersebut dengan kompetensi yang terukur.
Selain itu, dengan pertumbuhan kapasitas data center di Indonesia yang terus meningkat, kebutuhan profesional bersertifikasi juga semakin tinggi.
Kesimpulan
Perbedaan antara Data Center Technician dan Engineer terlihat dari level tanggung jawab, keterampilan, dan sertifikasi yang dibutuhkan. Dengan pertumbuhan industri digital di Indonesia, keterampilan dan sertifikasi yang tepat akan membuat kamu siap bersaing di pasar kerja.
Training di NDCA adalah langkah tepat untuk memperoleh sertifikasi dan keterampilan praktikal yang dibutuhkan industri data center.
💡 Ingin meningkatkan kemampuan profesional di bidang Data Center? Daftar pelatihan langsung dengan menghubungi: https://wa.me/6285176950083



